Skip to content
Tags

, ,

Drone untuk Rekonstruksi Pascabencana

by on July 11, 2014

Drone mengangkasa.

Drone mengangkasa.

Drone adalah istilah populer dari unmanned aerial vehicle (UAV), atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Pesawat Tanpa Awak atau Pesawat Nirawak. Ada juga yang menyebutnya dengan PUNA alias Pesawat Udara Nirawak.

Pengembangan drone banyak dilakukan berbagai pihak untuk beragam kepentingan. Para penggemar permainan drone sudah memiliki banyak klub yang selalu berkumpul saat akhir pekan atau saat liburan. Untuk di Jakarta dan sekitarnya bisa kita temui di Buperta Cibubur misalnya. Mereka aktif mengembangkan drone-nya dengan kreativitas yang menarik. Dalam dunia militer drone sudah digunakan untuk pemantauan dan penyerangan musuh dengan meminimalisir korban dipihak penyerang.

Penggunaan drone didunia pemetaan bukanlah barang baru. Beberapa penggemar sekaligus pengembang drone tanah air sudah semakin banyak mengaplikasikannya dalam bidang ini.

Salah satu aplikasi yang dapat menggunakan bantuan drone adalah pemetaan daerah yang sangat berbahaya bagi keselamatan manusia. Contoh ekstrim adalah di seputaran reaktor nuklir Fukushima, Jepang. Seperti kita ketahui reaktor ini terdampak oleh gempa bumi dan mengalami kerusakan serius. Akibatnya daerah sekeliling menjadi sangat berbahaya bagi manusia tanpa perlakuan khusus (memakai pelindung antiradiasi nuklir, misalnya).

Untuk memetakan daerah seperti ini, drone sangat membantu dalam merekam gambar dari angkasa secara detil. Pada November 2013 lalu, tim Drone Adventure bekerjasama dengan Center for Spatial Information Science (University of Tokyo) melakukan perekaman daerah terdampak bencana nuklir Fukushima.

Citra berwarna adalah hasil drone, citra sekala abu-abu adalah data satelit.

Citra berwarna adalah hasil drone, citra sekala abu-abu adalah data satelit.

Tim tersebut mendapatkan gambaran jelas mengenai kondisi daerah tersebut sejak bencana tersebut terjadi hingga sekarang dimana terlarang dimasuki manusia. Sekolah yang rusak dimana kelas masih penuh dengan tumpukan buku, meja, dan kursi. Rumah kaca yang telah penuh dengan rumput, juga lapangan baseball, sawah, dan hutan di sekitar kota.

Rekaman ini, yang berupa citra resolusi tinggi, digunakan untuk membersihkan kota dari puing-puing dan sekaligus merencanakan rekonstruksi daerah terdampak tersebut. Proses pelaksanaan di lokasi tentunya akan mempunyai prosedur tersendiri mengingat bencana yang terjadi adalah bencana nuklir.

Contoh nyata kegiatan ini bisa menjadi asupan bagus untuk pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi di negeri kita, yang kaya akan bencana bersekala besar. Pemetaan yang detil dan berbiaya relatif lebih murah dapat dilakukan dengan cepat untuk wilayah yang sulit terjangkau ataupun yang berbahaya bagi manusia.

Sumber: IEEE Spectrum, 8 April 2014.

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: