Skip to content

Video dan Citra Resolusi Spasial dan Temporal Tinggi

by on April 27, 2014

Poster Film Enemy of The State (1998)

Poster Film Enemy of The State (1998)

Apakah yang anda bayangkan saat melihat film Enemy of The State, yang dibintangi Will Smith tahun 1998, dan selalu diputar ulang diberbagai stasiun TV ini, saat melihat teknologi remote sensing didalam ceritanya..? Will Smith yang memerankan Robert Clyton Dean si pengacara sial dan menjadi tertuduh penyimpan “film berbahaya”, bersama dengan Gene Hackman yang memerankan Edward Lyle sebagai mantan ahli komputer di NSA, dikejar oleh aparat/agen rahasia negara AS dengan menggunakan teknologi remote sensing.

Pada banyak scene difilm tersebut mengungkapkan kehebatan remote sensing yang mampu menghasilkan citra dan video resolusi tinggi. Saat film ini beredar terasa canggih bangeeet, dan kayanya hanya mimpi bagi publik untuk bisa menggunakan teknologi ini. Tak terasa sekian tahun kemudian, tahun 2014 ini, kita sudah bisa menikmati data seperti di film tersebut.

Pete Klupar, direktur NASA Ames Research Center 2005-2011, menyatakan akan perkembangan teknologi ini yang semakin murah dan canggih sehingga publik akan bisa mendapatkannya dengan harga terjangkau. Para perusahaan start-up menggabungkan banyak teknologi dari video games, komponen radio dari ponsel, prosesor dari peralatan kedokteran, dari alat sikat gigi, kamera dari para fotografer profesional, dan perangkat lunak open source.

Semua dirangkai sedemikian rupa lalu ditempatkan di angkasa untuk menjadi mata pengintai yang sangat berguna bagi banyak sekali aplikasi atau keperluan. Citra resolusi tinggi dapat dihasilkan tidak hanya resolusi spasialnya saja tetapi juga temporalnya akan sangat tinggi. Publik pengguna dapat mengawasi satu lokasi lima kali sehari, atau lebih. Dan “gilanya” adalah tidak hanya berupa citra saja tetapi juga dalam bentuk video.

Skybox Imaging, misalnya. Perusahaan ini merencanakan mengorbitkan konstelasi dengan jumlah 24 satelit, dimulai dengan SkySat-1 (yang telah diluncurkan pada November 2013), lalu SkySat-2 (pertengahan 2014), dan SkySat-3 (akhir 2014), serta berikutnya menyusul. Harga per-satelit kurang dari 20 milyar dollar AS. Umur tiap satelit sekitar enam tahun, dengan resolusi spasial 90 cm. Jika konstelasi ini telah mengorbit semua maka dapat meliput satu lokasi sebanyak empat kali sehari. Selain citra satelit, SkyBox akan menghasilkan video juga…

Berbagai satelit yang akan memayungi bumi kita.

Berbagai satelit yang akan memayungi bumi kita.

Planet Labs sedang menyusun konstelasi yang lebih besar. Setidaknya akan ada 100 satelit miliknya dalam satu rangkaian pencitraan. Resolusi spasial hanya 3 sampai 5 meter tetapi bisa dibayangkan revisit dalam sehari bisa berapa kali..? Ukuran satelit ini sangat kecil, yaitu 10 x 10 x 30 cm dengan berat sekitar lima kilogram saja, dengan ketinggian orbit sekitar 400 kilometer.

Perusahaan Canada, UrtheCast, menawarkan video high-definition dalam dua macam resolusi spasial. Kita bisa melihat secara langsung kondisi permukaan bumi dalam format video dengan resolusi satu dan enam meter. Tes kelayakan sudah selesai pada Februari 2014 ini dengan menggunakan bagian dari ISS (International Space Station) milik Rusia.

Bagaimana dengan pengamatan untuk keperluan cuaca..? PlanetiQ menawarkan pencitraan untuk prediksi cuaca, pemodelan iklim, dan prediksi cuaca di angkasa. Konstelasi satelit yang direncanakan berjumlah 12 hingga 24 satelit. Mereka mengklaim akan menghasilkan data yang lebih baik dan lebih murah dibandingkan dengan satelit yang dioperasikan pemerintah AS.

Hal yang sama ditawarkan oleh GeoOptics yang akan menghasilkan pencitraan atmosfer untuk keperluan prediksi cuaca, pemodelan iklim dan prediksi cuaca di angkasa. Mereka merencanakan konstelasi dengan jumlah satelit 24 buah dan beroperasi pada tahun 2018. Pengorbitan pertama akan dilakukan pada pertengahan tahun 2015.

Jadi, pengamatan muka bumi akan dapat kita lakukan layaknya di film bioskop 15 tahun lalu. Rapatnya pengamatan oleh beragam konstelasi satelit ini akan memudahkan untuk keperluan pencarian dan penyelamatan (SAR, Search and Rescue), terutama untuk obyek yang besar, seperti pesawat terbang, misalnya.

Kita sebagai pengguna yang setia teknologi remote sensing ini akan semakin dimudahkan dalam memilih data apa yang akan kita beli…😀

*/ : )

—–

Sumber bacaan: Spectrum Magazine IEEE, 28 Maret 2014.

One Comment

Trackbacks & Pingbacks

  1. Video Resolusi Tinggi dari Satelit | RSGIS Forum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: